24 C
id

Pabrik Bahan Baku Obat Nyamuk di Jepara Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Pabrik Bahan Baku Obat Nyamuk di Jepara Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
JEPARA | suarana.com – Pabrik produsen bahan baku obat nyamuk PT Sinar Matahari Nasional di Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, terbakar pada Senin (21/9/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah mesin produksi dan bahan baku dengan kerugian ditaksir lebih dari Rp1 miliar.

Kebakaran Pabrik Terjadi Saat Aktivitas Produksi Berlangsung

Kebakaran terjadi ketika aktivitas produksi di PT Sinar Matahari Nasional masih berlangsung seperti biasa. Perusahaan tersebut diketahui memproduksi bahan baku obat nyamuk menggunakan batok kelapa dan grajen kayu yang diolah hingga menjadi bahan lebih halus.

Korsleting Mesin Diduga Memicu Kebakaran

Sekitar pukul 11.30 WIB, seorang karyawan shift pagi melihat adanya korsleting listrik pada mesin nomor 9 di ruang produksi.

Percikan api dari korsleting tersebut kemudian menyambar serbuk grajen dan batok kelapa yang menempel di bagian atap bangunan. Api dengan cepat membesar dan merambat ke ruang produksi serta area penyimpanan bahan baku.

Mesin Produksi dan Bahan Baku Ikut Terbakar

Saat kejadian, terdapat sedikitnya enam mesin penggiling batok kelapa dan empat mesin penggiling grajen di ruang produksi.

Sepuluh Mesin Operasional Terbakar

Kobaran api kemudian membakar sekitar 10 unit mesin operasional. Tingkat kerusakan mesin yang terbakar masih belum diketahui secara pasti.

Selain mesin, api juga membakar bahan baku yang sudah siap dikirim maupun tumpukan batok kelapa yang masih tersimpan di area pabrik.

Damkar Jepara Kerahkan Tujuh Unit Mobil Pemadam

Pabrik Bahan Baku Obat Nyamuk di Jepara Terbakar

Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Samiadji, mengatakan proses pemadaman berlangsung lebih dari lima jam.

Bara Api di Tumpukan Batok Kelapa Jadi Kendala

Petugas mengalami kesulitan karena sebagian besar material di dalam pabrik mudah terbakar. Api tidak hanya membakar permukaan tumpukan batok kelapa, tetapi juga berubah menjadi bara di bagian dalam.

Untuk menangani kebakaran tersebut, petugas mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran.

Ekskavator Digunakan untuk Membongkar Tumpukan

Petugas juga menerjunkan satu unit ekskavator untuk membongkar tumpukan batok kelapa. Langkah ini dilakukan agar bara api yang berada di bagian dalam tumpukan dapat dijangkau dan dipadamkan.

Kerugian Kebakaran Ditaksir Lebih dari Rp1 Miliar

Kebakaran menyebabkan sejumlah mesin produksi dan bahan baku mengalami kerusakan. Jumlah bahan baku yang terbakar cukup banyak sehingga kerugian sementara ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Meski demikian, tingkat kerusakan seluruh mesin dan nilai kerugian secara keseluruhan masih dalam proses pendataan.

Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran

Samiadji memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Petugas kemudian melakukan pendinginan dan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan bara api yang berada di dalam tumpukan bahan baku benar-benar padam.

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -