24 C
id

Kebakaran Lahan Bambu di Lebuawu Jepara Dipicu Pembakaran Sampah, Damkar Bergerak Cepat


JEPARA | Suarana.com Lahan bambu di Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, terbakar pada Kamis (3/9/2026) sore. Api diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali sebelum kemudian menjalar ke area bambu di sekitarnya.

Kobaran api sempat mengancam meluas ke vegetasi lain. Namun, laporan yang diterima petugas dengan cepat ditindaklanjuti sehingga api dapat dilokalisasi dan dipadamkan sebelum merambat ke kawasan permukiman warga.

Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jepara sekitar pukul 16.32 WIB. Regu dari Pos Damkar Kalinyamatan langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.40 WIB.

Petugas kemudian melakukan pemadaman pada titik-titik api yang berada di area lahan bambu. Setelah dilakukan penanganan, kobaran api berhasil dipadamkan seluruhnya sekitar pukul 17.10 WIB.
Area Terbakar Sekitar 200 Meter Persegi

Berdasarkan pendataan awal petugas, lahan bambu yang terdampak kebakaran berada di wilayah RT 01 Desa Lebuawu dengan luas sekitar 10 x 20 meter atau kurang lebih 200 meter persegi.
Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran hingga penanganan selesai masih belum dapat dipastikan.
Sebanyak dua personel Damkar, M. Taufik dan Jujuk, diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Proses pemadaman didukung satu unit mobil suplai dari Pos Damkar Kalinyamatan.

Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah

Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas menduga kebakaran bermula dari kegiatan pembakaran sampah. Api yang tidak diawasi kemudian membesar dan merambat menuju lahan yang ditumbuhi bambu.

Kondisi vegetasi yang mudah terbakar membuat api berpotensi menyebar dengan cepat apabila tidak segera ditangani.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah, khususnya ketika kondisi lingkungan sedang kering.

Damkar Jepara Ingatkan Bahaya Membakar Sampah

Edy meminta warga yang melakukan aktivitas pembersihan lahan untuk mempertimbangkan cara lain selain pembakaran terbuka. Jika pembakaran tidak dapat dihindari, api harus berada dalam pengawasan sampai benar-benar padam dan tidak meninggalkan bara.

Menurutnya, kelalaian kecil saat membakar sampah dapat memicu kebakaran yang lebih besar, terlebih ketika api berada di dekat lahan dengan vegetasi kering atau mudah terbakar.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kebakaran kepada petugas apabila melihat munculnya api yang berpotensi merambat. Kecepatan laporan menjadi salah satu faktor penting agar petugas dapat melakukan penanganan sebelum api semakin meluas.

Peristiwa di Lebuawu ini kembali menjadi pengingat bahwa aktivitas pembakaran sampah perlu dilakukan dengan penuh kewaspadaan. Peran masyarakat dalam mencegah munculnya titik api dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran lahan maupun ancaman terhadap permukiman di wilayah Kabupaten Jepara.


Sumber : Humas Damkar Jepara
Reporter : Leon
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -